Cetak Offset atau Digital Printing, Mana yang Harus Anda Pilih untuk Bisnis?

Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberi pengaruh positif bagi kemajuan bisnis, salah satunya bisnis percetakan. Jika dulu Anda kenal dengan istilah offset printing, pasti sekarang Anda juga sering mendengar istilah digital printing. Sebelum adanya digital printing, metode offset printing berhasil menjadi satu-satunya metode populer masyarakat Indonesia.

Salah satu perbedaan kedua metode ini adalah sistem kerjanya itu sendiri. Di mana, offset printing dilakukan dengan menggunakan plat film untuk mencetak, sedangkan digital printing menggunakan sistem plat film digital. Karena sistem pengoperasiannya berbeda, hasil yang didapat pun akan berbeda. Sebelum menentukan metode printing, pelajari terlebih dulu apa perbedaan offset printing dan digital printing di bawah ini.

Biaya yang Dikeluarkan

Harga adalah salah satu faktor penentu apakah Anda akan mencetak melalui offset printing atau digital printing. Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah anggaran atau budget yang Anda miliki. Untuk masalah harga, percetakan offset (offset printing) memiliki harga yang lebih tinggi dibanding digital printing (percetakan digital). Ini terjadi karena percetakan offset membutuhkan empat plat untuk mencetak satu lembar image/dokumen. Sehingga, semakin banyak image yang akan dicetak, biaya plat yang harus dikeluarkan pun semakin besar. Sedangkan digital printing tidak membutuhkan plat dan hanya dipengaruhi oleh jenis, ukuran, kualitas kertas, dan warna spesial seperti emas atau perak. Namun, jika Anda mencetak dengan kualitas besar, harga percetakan offset akan lebih murah dibanding digital. Jadi, sebelum menentukan metode yang digunakan, cobalah pilih metode yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang Anda miliki.

Waktu Proses Mencetak

Untuk mencetak dengan metode offset, berarti Anda harus memindahkan materi dari sebuah plat ke lapisan karet, kemudian ke atas permukaan bahan. Setelah selesai, Anda juga membutuhkan waktu lagi untuk proses pengeringan. Hal ini tentu tidak efektif jika Anda hanya mencetak dengan jumlah sedikit dan membutuhkannya dengan segera. Sedangkan, proses digital printing lebih ringkas dan hasil cetakan bisa Anda terima dengan cepat. Keunggulan lain mencetak dengan metode digital printing, berarti Anda bisa langsung mencetak hasil desain yang telah Anda buat. Namun, pastikan desain tersebut memiliki kualitas yang cukup dan harus dalam format CMYK.

Jumlah Cetakan

Sebelum menentukan metode yang digunakan, Anda harus menentukan terlebih dulu berapa jumlah cetakan yang Anda butuhkan? 1000 atau 10? Dengan jumlah sedikit atau banyak? Kenapa? Karena jika Anda hanya membutuhkan cetakan dengan jumlah sedikit, digital printing lah yang harus Anda gunakan. Percetakan offset hanyalah bisa Anda pilih ketika Anda mencetak dengan jumlah yang banyak, minimal 1000. Sedangkan digital printing dapat Anda gunakan meskipun Anda hanya mencetak 1 lembar.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menentukan metode cetak mana yang akan Anda gunakan. Jika Anda ingin metode yang lebih cepat namun tetap dengan kualitas yang baik meski hanya mencetak 1 lembar, Anda bisa memilih metode digital printing. Printera adalah salah satu solusi terpadu yang dapat membantu Anda mencetak segala keperluan bisnis Anda mulai dari kartu nama, merchandise, kop surat, brosur, flyer, katalog, dan lain sebagainya. Masalah kualitas? Anda tidak perlu ragu lagi, karena Printera menjamin hasil cetakan Anda memiliki kualitas terbaik.